Ahmad Riadi
SELAYAR, Quarta.id- Kepulauan Selayar akan memiliki 80 lebih spot foto instagramable menyusul kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) mewajibkan satu desa dan kelurahan memiliki objek foto berbentuk instalasi (buatan).
Adapun objek foto dimaksud dapat berupa gapura, landmark, patung, hingga seni instalasi lainnya dan akan tersebar pada 11 kecamatan, 81 desa dan 7 kelurahan.
Kepastian itu mengemuka dari rapat finalisasi rencana program Lomba Kebersihan dan Spot Foto Antar Desa dan Keluraha se-Kepulauan Selayar.
Sekda Kepulauan Selayar yang sekaligus Ketua Panitia, Andi Abdurrahman menyampaikan orientasi program sebagai bentuk pelayanan paripurna kepada wisatawan agar dapat megabadikan keberadaan meraka selama berkunjung.
BACA JUGA: Pulau Lantigiang, Sisi Lain Keindahan Taman Nasional Taka Bonerate
“Semakin banyak spot foto yang tersedia, semakin banyak pilihan untuk mereka menyiggahi titik-titik kunjungan di Selayar,” ucap Andi Badurrahman di depan peserta forum yang terdiri dari Kepala Desa, Lurah, Camat dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Adapun rangkaian lomba akan berlangsung sejak Juli hingga November mendatang.
BACA JUGA: Yuk, Nikmati Eksotisme Skyland Bolong Langi pada Event Camping Merdeka
“Hadiahnya akan diserahkan pada seremoni peringatan Hari Jadi Selayar,” lanjut Sekda Andi Abdurrahman.
Kriteria penilaia lomba kebersihan mencakup inovasi pengelolaan sampah, keindahan, kelengkapan fasilitas sanitasi dan beberapa persyaratan administrasi lainnya. Pada lomba spot foto, mencakup aspek estetika, kreatifitas dan efisienasi dalam pembuatan instalasi.
Menurut Andi Abdurrahman, kewajiban spot foto untuk tiap desa menjadi bagian dari strategi viral marketing agar Kepulauan Selayar lebih dikenal melalui kanal digital.
“Kita ingin Selayar jadi konten viral agar lebih dikenal oleh masyarakat luas,” imbuhnya