Home EVENT

Mahasiswa dari 27 Negara Berkumpul di Selayar, Gelar Aksi Lingkungan dan Dalami Kearifan Lokal Bumi Tanadoang

Citra Wardhani
Kolase Design - 55
Kolase Design - 55

SELAYAR, Quarta.id- Sebanyak 40 orang mahasiswa dari 27 negara berada di Kepulauan Selayar dari 2 hingga 5 Juli 2026. Kehadiran mereka sebagai partisipan dari program International Cultural Program (ICP) yang dihelat oleh Universitas Hasanuddin (Unhas).

Adapun pelaksanaan ICP tahun ini memasuki edisi ke-9 setelah sebelumnya diadakan pada beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Dua tahun sebelumnya, PPLH Puntondo di Kabupaten Takalar menjadi venue.

BACA JUGA: Menyelami Tradisi dan Kearifan Lokal Kampung Tenro, Salah Satu Dusun pada Desa Wisata Bontolempangan Kepulauan Selayar

“Pemilihan Kepulauan Selayar didasarkan pada berbagai pertimbangan, salah satunya kekayaan tradisi dan potensi keindahan alamnya yang beragam,” kata Saaduddin dari Task Force ICP 2026 kepada Quarta.id, Minggu (5/7/2026).

Saaduddin menambahkan, di antara beberapa daerah yang sudah menjadi tuan rumah kegiatan ICP, Kepulauan Selayar menjadi tuan rumah dengan daya tarik yang komplit.

BACA JUGA: Mahasiswa UGM Laksanakan KKN-KPM di Bumi Tanadoang, Diminta Dukung Gemerlap dan Beri Solusi pada Persoalan Sampah Pesisir

“Peserta memberikan respon yang luar biasa dengan apa yang telah mereka lihat dan lakoni di Selayar,” ucapnya.

Di Bumi Tanadoang, julukan Kepulauan Selayar, peserta ICP 2026 mendatangi aktivitas pandai besi di Dusun Sariahang, menyaksikan proses pembuatan kopra di Desa Mekar Indah dan menyelami rutinitas masyarakat Pulau Pasi Gusung.

BACA JUGA: Mahasiswa Vokasi Unhas Selayar Bina Nelayan Dusun Subur dengan Alat Pengering Ikan Berbasis IoT

Beberapa atraksi permainan rakyat seperti engrang, turut dijajal oleh peserta dengan penuh suka cita.

‘i’ts very interested,” ucap MD Razoan Karim, mahasiswa asal Bangladesh yang menjadi salah satu peserta saat menyaksikan permainan engrang oleh anak-anak Desa Mekar Indah, Jumat (3/7/2026)

Clean Up dan Diskusi Problematika Sampah Plastik

Minggu (5/7/2026) peserta ICP 2026 bersama mahasiswa Vokasi Unhas Selayar dan perwakilan Selayar Bebas Sampah Plastik (SBSP) melaksanakan kegiatan bersih pantai di Pantai Baloiya.

Selain aksi bersih pantai, peserta juga menggelar diskusi terkait problematika sampah plastik sebagai sebuah persoalan global.

BACA JUGA: Lakukan Penelitian di Kepulauan Selayar, Akademisi Ini Ingatkan Bahaya Mikroplastik

Beberapa orang mahasiswa tampil memberikan insight terkait masalah sampah dari negara asal meraka.

Kegiatan ICP 2026 di Kepulauan Selayar ditutup dengan seremoni yang dihadiri oleh beberapa pejabat Pemerintah Daerah Kepulauan Selayar di Pantai Sunari, Kecamatan Bontosikuyu, Minggu (5/7/20206) malam.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp-Image-2024-01-11-at-07.35.08