Ahmad Riadi
JAKARTA, Quarta.id- Pemerintah Daerah Kepulauan Selayar menaruh harapan besar pada potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di masa datang.
Dua sumber energi listrik terbarukan yang disebut berpeluang dikembangkan adalah tenaga bayu (angin) dan tenaga surya.
Hal ini mengemuka dari presentasi Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali di depan jajaran PT PLN Pusat di Jakarta, Senin (29/6/2026), di Gedung Soemantri Brodjonegoro, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
BACA JUGA: 28 Ribu Lebih Pelanggan di Selayar Akan Peroleh Diskon Tarif Listrik, Ini Penjelasan PLN ULP Selayar
Dilansir dari kepulauanselayarkab.go.id, apat pembahasan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan ini, dipimpin langsung oleh Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin, serta dihadiri jajaran perencana PLN.
Bupati Muh. Natsir Ali menegaskan bahwa kebutuhan listrik merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Sebagai daerah kepulauan, keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga investasi.
Sementara itu, Kabag Ekonomi Setda Kepulauan Selayar, Mursalim, menyampaikan proyeksi potensi EBT, merujuk pada kondisi geografis Kepulauan Selayar.
BACA JUGA: Senyum Sumringah Warga Dusun Tajuia Sambut Bantuan Fasilitas Air Bersih dari PLN Indonesia Power
“Selain memperjuangkan kebutuhan listrik masyarakat kepulauan, Bapak Bupati juga memaparkan besarnya potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar. Potensi tersebut mencapai sekitar 550 Megawatt (MW) dari tenaga bayu dan sekitar 75 MW dari tenaga surya, sehingga total potensi yang dimiliki mencapai 625 MW,” ujarnya.
Kabag Ekonomi menambahkan, dalam rapat tersebut Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar juga mendorong percepatan pembangunan PLTMG Selayar 1 berkapasitas 10 MW yang saat ini telah memasuki tahap lelang pada tahun 2026, serta PLTMG Selayar 2 yang direncanakan memasuki tahap perencanaan pada tahun 2028.