Ahmad Riadi
SELAYAR, Quarta.id- Digelar oleh Balai Taman Nasional Taka Bonerate, acara Ngopi (Ngobrol Pintar) Ekowisata dilaksanakan pada Jumat (26/6/2026).
Ajang ini diharapkan menjadi sarana untuk pertukaran ide dan gagasan untuk memajukan pariwisata Kepulauan Selayar, terutama ekowisata.
Pada diskusi yang dihadiri oleh perwakilan lintas sektor ini, pengelolaan Taman Nasional Taka Bonerate di bidang ekowisata menjadi fokus pembahasan. Selain itu, menjadi tindak lanjut dalam membangun sinergitas, kerjasama, dan kolaborasi antara Balai Taman Nasional Taka Bonerate dengan pihak-pihak terkait.
BACA JUGA: Pulau Lantigiang, Sisi Lain Keindahan Taman Nasional Taka Bonerate
Ngobrol Pintar Ekowisata diprakarsai oleh Balai Taman Nasional Taka Bonerate dengan Wildlife Conservation Society Indonesia Program (WCS-IP), sebuah lembaga nirlaba internasional yang bermitra dengan pemerintah Indonesia untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan satwa liar.
Dalam forum tersebut, Kadisparbud Kepulauan Selayar Muhammad Ichsan Cahaeruddin menyampaikan pentingnya peningkatan sumber daya manusia dalam pengembangan ekowisata.
Dirinya menjelaskan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan dasar dari pengembangan pariwisata.
“Yang harus dikembangkan dalam ekowisata ini yaitu pengembangan sdm-nya. Bisa kerjasama dengan Vokasi Unhas untuk peningkatan SDM ini.”
Selain itu Kadisparbud juga turut menjelaskan bahwa aksesibilitas ke Taman Nasional Taka Bonerate sebagai ikon ekowsiata di Kepulauan Selayar perlu terus dibenahi.
“Yang tak kalah krusial juga masalah aksesibilitas, kalo ini terkoneksi saya yakin sektor pariwisata di Selayar bisa meningkat. Mungkin kita bisa jadwalkan pertemuan dengan orang kementerian di pusat supaya membantu menuntaskan masalah transportasi ini.” jelasnya, dikutip dari sumber yang sama.
BACA JUGA: Asyiknya Bermain dengan Bayi Hiu di Pulau Tinabo Kepulauan Selayar
Melalui forum diskusi ini, diharapkan bisa tercipta ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, serta gagasan dalam mengembangkan potensi ekowisata di kawasan Taman Nasional Taka Bonerate.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kolaborasi yang telah terjalin juga diharapkan dapat semakin kuat sehingga mampu mendorong pengelolaan ekowisata yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi pelestarian kawasan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.