SELAYAR, Quarta.id- 8 lokasi dipilih untuk titik aksi Bersih Mangrove sebagai salah satu dari delapan (Asta) Aksi Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025.
Selain Bersih Mangrove, aksi tematik lainnya adalah Bersih Gunung, Bersih Laut, Bersih Desa, Bersih Pasar dan Bersih Pesantren serta Bersih Kampus.
Untuk Bersih Mangrove, delapan lokasi dipilih sebagai titik kegiatan. Diantaranya adalah Hutan Mangrove Tanah Merah (Kupang Tengah, NTT) Hutan mangrove Muara Gembong (Kabupaten Bekasi) dan Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu (Batam).
BACA JUGA: Peringati HPSN, Dua Komunitas di Selayar Edukasi Anak Muda Jadi Pelopor Gaya Hidup Zero Waste
Ada pula Hutan Mangrove Muara Angke (Jakarta), Taman Mangrove Morosari Demak (Jawa Tengah), Taman Mangrove Margo Mulyo (Balikpapan), Kebun Raya Mangrove Surabaya (Jatim) dan Kawasan Mangrove Bontosunggu di Kepulauan Selayar.
“Untuk kegiatan bersih mangrove diselenggarakan bersama dengan pemda dan komunitas untuk membersihkan kawasan mangrove dari sampah plastik yang mengganggu ekosistem,” tulis publikasi Kementerian Lingkungan Hidup.
BACA JUGA: Lakukan Penelitian di Kepulauan Selayar, Akademisi Ini Ingatkan Bahaya Mikroplastik
Untuk Kepulauan Selayar, Kawasan Mangrove di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu akan menjadi lokasi pelaksanaan acara yang diselenggarakan serentak secara virtual ini.
“Kita ada beberapa kawasan magrove. Pemilihan Desa Bontosunggu karena pertimbangan teknis dan efektifitas pelaksanaan acara,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Selayar, Taufiq Kadir pada rapat persiapan di Kantor DLH, Senin (24/2/2025).
Taufiq menyebut target kepesertaan hingga 500 orang dari berbagai perwakilan lembaga, komunitas dan kelompok masyarakat.
“Nanti kita akan libatkan komunitas lingkungan, pemuda, lembaga terkait dan masyarakat sekitar lokasi,” lanjut Taufiq.
Tahun ini, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) mengangkat tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih”. Tema ini menekankan pentingnya sinergita berbagai kepentingan dalam menanggulangi masalah persampahan.
BACA JUGA: Hari Bumi 2024: Yuk, Kenal Lebih Dekat dengan Gerakan Selayar Bebas Sampah Plastik!
HPSN sendiri diperingati setiap tahunnya sebagai refleksi dari insiden ledakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah di Cimahi, Jawa Barat, 2025 lalu.
Ledakan akibat gas metana itu menyebabkan 157 orang meninggal dan menimbun tiga desa di sekitar lokasi kejadian.