Road Show Bupati Kepulauan Selayar di Jakarta, Upayakan Penanganan Abrasi hingga Internet Daerah 3T

Ahmad Riadi
Bupati Natsir Ali  (batik warna kuning) menyambangi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Rabu (28/1/2026). (Foto: kepulauanselayarkab.go.id)
Bupati Natsir Ali (batik warna kuning) menyambangi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Rabu (28/1/2026). (Foto: kepulauanselayarkab.go.id)

SELAYAR, Quarta.id- Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Natsir Ali dan rombongan, berada di Jakarta dalam satu pekan terakhir. Keberadaan orang nomor satu di Bumi Tanadoang itu dalam rangka koordinasi dan audiensi dengan sejumlah kementerian.

Pada Selasa (27/1/2026), bupati dan rombongan melakukan kunjungan koordinasi ke Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, sebagaimana dikutip dari kepulauanselayarkab.go.id.

Dari sumber yang sama disebutkan, di Kementerian PU, rombongan diterima langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.

BACA JUGA: Tiga Titik pada Jalan Poros Benteng-Pamatata Ini Alami Abrasi Parah, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Pada pertemuan itu, Bupati Natsir Ali menyerahkan proposal pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Kepulauan Selayar.

Proposal tersebut meliputi pembangunan dan peningkatan jalan, irigasi, bendungan, serta pengamanan abrasi pantai.

Sehari setelahnya, atau pada Rabu (28/1/2026) Bupati Natsir Ali menyambangi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kunjungan tersebut dalam rangka mengupayakan pemerataan infrastruktur telekomunikasi dan akses internet di wilayah kepulauan.

BACA JUGA: Elektronifikasi di Kepulauan Selayar dan Dorongan Masyarakat Melek Ekonomi pada Daerah 3 T

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam menjawab tantangan konektivitas digital, khususnya di wilayah pulau-pulau dan desa terpencil yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses internet.

Dalam pertemuan itu, Bupati Natsir Ali secara khusus mengusulkan penyediaan akses internet dan penguatan infrastruktur telekomunikasi di wilayah yang masih blank spot.

Usulan ini sejalan dengan program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo yang berfokus pada pemerataan layanan digital di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

BACA JUGA: 11 Desa di Kepulauan Selayar Berpeluang Peroleh Pasokan Listrik Tenaga Surya Melalui Program SuperSUN

“Sebagai daerah kepulauan, Selayar menghadapi tantangan geografis yang tidak ringan. Karena itu, kami berharap penyediaan akses internet dapat diprioritaskan untuk pelayanan publik, sekolah, dan fasilitas dasar lainnya, terutama di desa-desa kepulauan, agar masyarakat tidak tertinggal dalam arus transformasi digital,” tegas Bupati Natsir Ali.

Sebagai daerah dengan kategori 3T, Kepulauan Selayar memiliki sejumlah tantangan dalam mewujudkan pemerataan infrastruktur digital.

Data dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian menyebutkan belum adanya pemerataan dalam hal akses internet pada seluruh wilayah Kepulauan Selayar.

Per 2024, dari 363 dusun/lingkungan di 88 desa/kelurahan, 36,088 persen atau 131 dusun/lingkungan masuk kategori sinyal kuat, 52,066 persen atau 189 dusun/lingkungan sinyal lemah, dan 12,948 persen atau 47 dusun/lingkungan masuk pada kategori blind spot.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp-Image-2024-01-11-at-07.35.08