Pelantikan Pengurus Baru Ikadi Kepulauan Selayar, Usung Spirit Peduli dan Kolaborasi

Sardi
Prosesi pelantikan pengurus baru organisasi Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Kepulauan Selayar, Sabtu (14/2/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar. (Foto: Istimewa)
Prosesi pelantikan pengurus baru organisasi Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Kepulauan Selayar, Sabtu (14/2/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar. (Foto: Istimewa)

SELAYAR, Quarta.id- Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) Kepulauan Selayar melebarkan sayap organisasi dengan melantik pengurus baru dari dua kecamatan di Kepulauan Selayar.

Dua kecamatan dimaksud, masing-masing Benteng dan Kecamatan Bontomanai.

Bertambahnya struktur Ikadi Kepulauan Selayar, menjadi bukti komitmen lembaga ini dalam memperluas serta memperkuat cakupan dakwah islam yang menjadi misi organisasi.

BACA JUGA: Aksi Solidaritas Ikadi Kepulauan Selayar, Kumpulkan Donasi untuk Korban Bencana di Sumatra

Adapun pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Sabtu (14/2/2026) tersebut, sekaligus menjadi momentum tarhib (sambut) Ramadan.

Puluhan perwakilan organisasi dan lembaga masyarakat yang ada di Kepulauan Selayar, hadir pada acara ini

Ketua Ikadi Kepulauan Selayar, Muhammad Aspa menyebut pelantikan anggota baru Ikadi dan kehadiran bulan suci Ramadan merupakan dua hal dengan relevansi yang kuat.

BACA JUGA: Ikatan Dai Indonesia Kepulauan Selayar Jalin Kesepakatan dengan Pegiat Lingkungan, Suarakan Isu Iklim Lewat Pesan Agama

Menururtnya, Ramadan hadir sebagai bulan penuh berkah dan ampunan. Pun, pengurus Ikadi yang baru diharapkan menjadi “cahaya” terhadap kehidupan beragama, sosial dan aktivitas kemasyarakatan.

Tema yang diangkat pada acara pelantikan ini adalah Ramadhan Recharge: iman, Cinta, Peduli dan Kolaborasi.

“Kita harapkan Ramadhan bisa mencharge keimanan kita yang mungkin telah “sakit”.Charger dengan quran, tarwih. zakat, dan zikir,” ucap Aspa saat tampil memberi sambutan.

BACA JUGA: Cegah Kasus Penyelundupan Migran dan Ilegal Fishing Lintas Negara, IOM Gelar Sosialisasi Migrasi Aman untuk Masyarakat Pesisir di Kepulauan Selayar

Menurut Aspa, dakwah Ikadi senantiasa berorientasi pada upaya menciptakan iman yang kuat.

“Iman yang kuat akan melahirkan kecintaan kepada Allah, sesama dan mahluk lainnya, termasuk tumbuhan,” lanjut Aspa.

Menurutnya, dalam konteks sekarang, dimana terjadi berbagai macam persoalan sosial dan kemanusiaan, maka cinta harus diwujudkan dengan kepedulian,.

‘Peduli kepada Sumatra dan Palestina. Selanjutnya, cinta dan peduli persoalan daerah, bangsa dan dunia islam yang sangat kompleks. Maka perlu berkolaborasi lintas elemen,” imbuh Muhammad Aspa.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp-Image-2024-01-11-at-07.35.08