Citra Wardhani
SELAYAR, Quarta.id- Cerita rakyat disebut bisa menjadi media dalam menyampaikan pesan-pesan terkait mitigasi bencana.
Cerita rakyat dengan segala nilai dan pesan-pesan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, dinilai menjadi tools yang efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat pada berbagai isu, termasuk lingkungan.
Hal tersebut menjadi intisari dari acara workshop storytelling berbasis cerita rakyat yang dihelat di Benteng, Kepulauan Selayar, Jumat (25/10/2024).
BACA JUGA: Dari Pawai Bebas Plastik 2023: Pemerintah Diminta Serius Tangani Polusi Sampah Plastik
Acara yang berlangsung di Rumah Kopi, Jl. Ahmad Yani itu, merupakan kegiatan yang diprakarsasi oleh Universitas Indonesia, Intitut Teknologi Bandung dan menggandeng Komunitas Sileya Peduli, sebuah partner lokal.
Dr. Suma Riella Rusdiarti selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FIB UI, menyebut pentingnya menggali kembali cerita rakyat dalam konteks menyampaikan nilai-nilai kepada generasi muda.
“Nilai-nilai dalam cerita rakyat kita, bisa ditransformasi sesuai konteks di era sekarang, seperti halnya isu lingkungan dan kebencanaan yang terus mengemuka,” ucap Suma Riella.
Ia juga menilai, cerita rakyat adalah produk kebudayaan yang didalamnya mengandung nilai-nilai luhur untuk terus diwariskan kepada generasi mendatang.
BACA JUGA: Anak Muda Ingin Indonesia Lebih Demokratis
“Di tengah arus informasi yang deras, sebuah cerita mampu menjembatani dan menancapkan pesan di benak pendengarnya. Dalam konteks kebencanaan, cerita yang baik dapat membangkitkan kepedulian dan kesigapan,” ucapnya.
Ketua Komunitas Sileya Peduli, Ahmad Riadi menyampaikan komitmen lembaganya dalam mendukung pelestarian kebudayaan sebagai salah satu upaya membangun peradaban.
“Cerita rakyat mengandung banyak pesan, termasuk harmoni antara manusia dan alam yang relevan dengan isu lingkungan dan kebencanaan,” ucapnya saat acara.
Dirinya berharap, kolaborasi antara komunitas, kampus dan pemerintah, bisa menjadi kekuatan untuk menumbuihkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam kaitannya dengan mitigasi bencana.