Kabar Baik untuk Warga Selayar, Penanganan Pasien Cuci Darah Makin Dimudahkan, Alatnya Kini Tersedia di RSUD K.H. Hayyung

Ahmad Riadi
Ilustrasi penanganan pasien hermodialisis. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi penanganan pasien hermodialisis. (Foto: Istimewa)

SELAYAR, Quarta.id- Hemodialisis atau biasa disebut dengan cuci darah dilakukan pada pasien dengan gagal ginjal tahap V (lima) atau tahap kronis.

Hermodialisis dilakukan dengan alat bantu berupa mesin untuk mengantikan fungsi ginjal.

Sejauh ini, warga Kepulauan Selayar yang akan menjalani perawatan hemodialisis, harus melakukannya di luar daerah.

Namun, kehadiran alat kesehatan untuk kebutuhan hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.H. Hayyung Kepulauan Selayar, menjadi kabar baik di awal tahun 2026.

BACA JUGA: Pemkab Siapkan Rumah Singgah untuk Keluarga Pasien RSUD K.H. Hayyung, Gratis!

Sebagaimana ditulis laman resmi Pemda Kepulauan Selayar kepulauanselayarkab.gi.id alat kesehatan dimaksud, telah tersedia di RSUD K.H. Hayyung sebanyak empat unit.

Dari sumber yang sama disebutkan, Rabu (31/12/2025), Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Natsir Ali, melakukan kunjungan langsung ke RSUD K.H. hayyung untuk melihat secara dekat kondisi dan kesiapan alat kesehatan tersebut.

Direktur RSUD KH. Khayyung Selayar, dr. Hazairin Nur, Sp. B, FICS,  menjelaskan bahwa pelayanan cuci darah ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan.

BACA JUGA: Catat! Ini Skema Pembayaran Tarif Parkir pada RSUD K.H. Hayyung Kepulauan Selayar

Saat ini menurut Hazairin, pihak rumah sakit tengah mempersiapkan sarana pendukung, termasuk penyempurnaan ruang layanan dan kelengkapan standar operasional.

“Insya Allah pelayanan hemodialisis dapat mulai berjalan dalam satu sampai dua bulan ke depan. Kami juga sudah mengirim dokter dan tenaga kesehatan untuk mengikuti pelatihan khusus cuci darah, sehingga saat layanan dibuka, semuanya siap dan sesuai standar,” ujar Direktur RSUD KH. Khayyung.

Ia menambahkan, kehadiran layanan hemodialisis di RSUD KH. Khayyung diharapkan dapat meringankan beban pasien dan keluarga, baik dari sisi biaya maupun waktu, karena sebelumnya harus dirujuk ke rumah sakit di luar Kabupaten Kepulauan Selayar.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp-Image-2024-01-11-at-07.35.08